Kota Metro Kembangkan Sentra Pertanian Hidroponik dan Edukasi Tanaman Hias
Memanfaatkan lahan perkotaan terbatas, pemuda tani di Metro berhasil memasok sayuran segar ke berbagai supermarket di Lampung hingga Palembang.
Pertanian Presisi di Tengah Kota Pendidikan
METRO — Keterbatasan lahan pertanian konvensional tidak menyurutkan semangat para petani milenial di Kota Metro untuk berinovasi. Melalui pemanfaatan teknologi hidroponik nutrisi film (NFT) dan sistem otomasi berbasis sensor sederhana, kelompok tani muda di Metro Pusat berhasil memproduksi sayuran daun berkualitas premium seperti selada romaine, pakcoy, dan kale.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Metro menyatakan komitmen pemerintah untuk memfasilitasi permodalan dan pelatihan pascapanen agar Metro menjadi sentra sayur sehat se-Provinsi Lampung.
"Kami ingin membuktikan bahwa dengan literasi teknologi dan manajemen yang rapi, sektor pertanian perkotaan bisa sangat menguntungkan generasi muda," ungkapnya.
Budi Santoso
Jurnalis yang berdedikasi meliput perkembangan peristiwa, ekonomi, dan denyut masyarakat di wilayah Provinsi Lampung.