Dermaga Eksekutif Bakauheni Siagakan Rekayasa Buffer Zone Jelang Libur Panjang
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Lampung Selatan memperketat reservasi tiket ferizy dan mengaktifkan rest area JTTS sebagai kantong parkir darurat.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Selat Sunda
BAKAUHENI — Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni bersama Ditlantas Polda Lampung mulai menggelar skema rekayasa arus kendaraan menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. Langkah ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan logistik dan mobil pribadi dari arah Tol Trans Sumatera (JTTS).
General Manager ASDP Bakauheni menegaskan pentingnya pemanfaatan sistem tiket elektronik mandiri sebelum pengguna jasa memasuki radius pelabuhan.
Pengaturan di Jalur Tol dan Arteri
Tiga rest area utama di Tol Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter), yakni KM 20B, KM 49B, dan KM 87B, telah difungsikan sebagai titik delaying system atau buffer zone. Di titik ini, petugas melakukan screening tiket penumpang guna menghindari penumpukan di pintu dermaga eksekutif maupun reguler.
Armada kapal ro-ro berkapasitas besar telah disiapkan beroperasi 24 jam penuh dengan durasi bongkar muat yang dipangkas menjadi maksimal 45 menit demi kelancaran logistik lintas Sumatera-Jawa.
Budi Santoso
Jurnalis yang berdedikasi meliput perkembangan peristiwa, ekonomi, dan denyut masyarakat di wilayah Provinsi Lampung.